LAMONGAN,Suarakata.id — Ribuan santri, masyarakat, dan prajurit TNI-Polri tumpah ruah di Lapangan Tembak Kodim 0812/Lamongan, Sabtu malam. Mereka larut dalam lantunan Ababil Bersholawat untuk memperingati HUT ke-80 TNI dan Hari Santri Nasional.

Acara yang digelar di Kompleks Kampung Pandu Sakti, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, itu terselenggara atas kerja sama Kodim 0812/Lamongan dan Ababil Grup.

Lantunan sholawat menggema sepanjang malam, menciptakan suasana religius sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat Lamongan.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengatakan kegiatan ini menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Di momen HUT ke-80 TNI dan Hari Santri Nasional ini, sholawat menjadi perekat spiritual antara kami dan masyarakat. Kebersamaan malam ini adalah fondasi untuk menjaga Lamongan tetap rukun dan kondusif,” ujar Deni.

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, yang hadir bersama jajaran Forkopimda, menilai kegiatan ini menguatkan identitas Lamongan sebagai Kota Santri.

“Sinergi antara TNI dan santri adalah kekuatan besar untuk membangun bangsa. Melalui sholawat, kita memperkuat nilai kebersamaan dan religiusitas,” katanya.

Acara berlangsung khidmat dan penuh haru. Ribuan jamaah bersholawat bersama, lalu menutup malam dengan doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Lamongan. (*)