NTB, Suarakata.id – Di balik dentuman peluru yang memecah sunyi lapangan tembak, ada satu nama yang kini ikut mengharumkan Indonesia, Bagus Sholeh Aristyawan. Seorang prajurit TNI AD, sosok sederhana. Langkahnya tenang, tetapi presisinya tajam. Dan dari ketenangan itulah lahir sebuah prestasi yang menembus panggung Asia Tenggara.
Pada 47th SEASA Championship 2025 di Bangkok, Thailand, Bagus berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia. Ia turun pada kategori Shotgun Trap Mixed Team, berpasangan dengan Fany Febriana Wulandari. Bukan medali pertama dalam hidupnya, tetapi salah satu yang paling berkesan karena diraih di tengah perjalanan panjang penuh disiplin dan kegigihan.
Sebagai anggota Perbakin Rinjani NTB, Bagus tumbuh dari organisasi olahraga menembak yang terus memupuk talenta muda dari kaki Gunung Rinjani. Di balik prestasinya, ada tangan-tangan yang membimbing, memotivasi, dan memastikan setiap langkahnya terarah. Salah satunya adalah sang pembina, Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A., yang sejak awal percaya bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

“Kami di Perbakin NTB sangat bangga karena atlet kami mampu bersaing di level Asia Tenggara dan membawa nama Indonesia ke podium. Ini bukan hanya kebanggaan organisasi, tetapi kebanggaan daerah. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi atlet-atlet muda lainnya di NTB.”
Hal senada juga diungkapkan Pembina Perbakin Rinjani NTB, Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bagus dan seluruh tim,” ujarnya.
Prestasi ini, sambungnya, lahir bukan dari keajaiban, tetapi dari latihan panjang, kerja keras, serta dukungan pengurus yang tidak pernah kenal lelah.

“Saya berharap keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet Perbakin Rinjani. Teruslah berjuang, karena Indonesia menunggu prestasi-prestasi berikutnya,” pesannya.
Made, Pengurus Perbakin Rinjani NTB menambahkan, sebagai pengurus, Ia melihat sendiri bagaimana Bagus berlatih tanpa banyak bicara.
Ia fokus, disiplin, dan selalu membawa energi positif. Medali perunggu ini hanyalah awal dari banyak pencapaian yang akan datang. “Kami bangga bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan seorang atlet yang punya dedikasi sekuat itu.”
Sebuah Langkah, Sejuta Harapan
Prestasi Bagus Sholeh Aristyawan tidak hanya sekadar kemenangan, tetapi cerminan bahwa anak-anak daerah juga mampu berdiri sejajar di panggung regional. Dari Rinjani, ia menembus batas-batas negeri, membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan lingkungan yang tepat dapat membawa seseorang jauh melampaui yang dibayangkan.
Perjalanan Atlet Perbakin Rinjani masih panjang. Ruang prestasi masih terbuka lebar dan Indonesia menunggu tembakan-tembakan terbaik berikutnya. (*)


Tinggalkan Balasan