SURABAYA,Suarakata.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., dengan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T.
Pertemuan yang dikemas dalam kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Transit Mako Kodaeral V, Perak, Surabaya, Rabu (14/01/2026).
Dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, kedua pihak membahas peluang kolaborasi konkret antara TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Materi utama yang dibicarakan adalah rencana pengembangan budidaya tanaman kedelai di wilayah Nganjuk sebagai salah satu komoditas strategis nasional.
Kabupaten Nganjuk dinilai memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas dan produktif. Namun, agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan, diperlukan kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan dari TNI.
Melalui sinergi ini, diharapkan pengelolaan pertanian kedelai dapat berjalan lebih terarah, terencana, dan berkelanjutan.

Dankodaeral V menegaskan bahwa TNI AL siap berperan aktif dalam mendukung program tersebut. Dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat moral, tetapi juga melalui pendampingan personel di lapangan, penguatan koordinasi, serta pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk membantu percepatan program ketahanan pangan.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian adalah bentuk nyata kontribusi dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa.
Penanaman kedelai di Nganjuk dipandang sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus mendorong swasembada pangan.
Wakil Bupati Nganjuk menyambut positif dukungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas komitmen Kodaeral V. Ia menilai kehadiran dan keterlibatan TNI AL akan membawa dampak positif, terutama dalam hal kedisiplinan, pengamanan program, serta pengelolaan kegiatan pertanian agar berjalan sesuai rencana.
Lebih lanjut, Trihandy berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk langkah nyata di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini bukan semata soal menanam kedelai, tetapi merupakan wujud pengabdian bersama untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap aman dan terjaga.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Wadan Kodaeral V, para Pejabat Utama Kodaeral V, Ketua DPRD Nganjuk, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, serta Dandim 0810 Nganjuk. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan program ketahanan pangan melalui sinergi yang kuat dan berkelanjutan. (*)


Tinggalkan Balasan