MALANG,Suarakata.id – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di wilayah Malang Raya, Selasa (13/01/2026), berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Keberhasilan pengamanan tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang memimpin langsung Operasi Pengamanan VVIP sebagai Pangkogasgabpad PAM VVIP.

Operasi pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/1287/XII/2018 tentang penyelenggaraan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden RI beserta keluarga.

Pengamanan dimulai sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, mencakup sejumlah titik vital, seperti Lanud Abd Saleh, Stadion Kanjuruhan, serta SMA Taruna Nusantara Kampus Malang.

Sistem pengamanan diterapkan secara terbuka dan tertutup, dengan tiga lapisan ring pengamanan. Ring I diamankan oleh Paspampres, Ring II oleh unsur TNI dan Polri, serta Ring III oleh satuan teritorial.

Dalam apel gelar pasukan, Pangdam V Brawijaya menegaskan bahwa pengamanan VVIP merupakan tanggung jawab besar TNI dalam menjaga kehormatan, keselamatan, dan kewibawaan negara.

Ia menekankan pentingnya pengamanan yang menyeluruh, terkoordinasi, dan profesional demi kelancaran agenda kenegaraan Presiden RI.

Selain pengamanan personel dan rute perjalanan, operasi ini juga didukung berbagai subsatgas, antara lain Intelijen, Kesehatan, Komunikasi Elektronik, dan Peralatan.

Seluruh unsur bekerja berdasarkan analisa potensi kerawanan guna menjamin keselamatan Presiden dan rombongan selama berada di Malang Raya.

Pada kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang berlokasi di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Presiden tiba menggunakan pesawat Boeing 737-73Q BBJ/PK-GRD dan melanjutkan perjalanan ke lokasi dengan helikopter EC-725/H225M.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa SMA Taruna Nusantara didirikan untuk mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki nasionalisme tinggi.

Ia menekankan pentingnya membangun generasi yang berakhlak, bebas dari korupsi, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperluas pendidikan berbasis ketarunaan dengan menambah kampus Taruna Nusantara di berbagai daerah serta membentuk SMA Garuda di setiap kabupaten sebagai pusat pembinaan karakter bangsa.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas pendidikan, laboratorium aeronautika, pameran prestasi siswa, serta penyaksian penampilan Genderang Suling Canka Lokananta SMA Taruna Nusantara Malang yang menunjukkan kedisiplinan dan potensi tinggi para taruna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga negara.

Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas soliditas dan sinergi seluruh unsur pengamanan.

Ia berharap profesionalisme yang ditunjukkan dalam Operasi PAM VVIP di Malang Raya dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan tugas pengamanan kenegaraan di masa mendatang. (*)