SURABAYA, Suarakata.id – Hujan yang tak kunjung reda membuat air meluap, merendam rumah-rumah warga di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Aktivitas lumpuh, dapur warga padam, dan rasa cemas perlahan menyelimuti hari-hari mereka.
Namun di balik genangan itu, ada tangan-tangan yang bergerak cepat, bekerja tanpa banyak suara, memastikan masyarakat mendapatkan bantuan, Senin (19/01/2026), personel Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Juwana di bawah jajaran Kodaeral V turun langsung ke lokasi banjir.
Mereka hadir membawa solusi. Bersama instansi terkait, Posal Juwana memilih berdiri di titik paling dibutuhkan warga: dapur umum dan layanan kesehatan.
Di sebuah sudut Juwana, dapur umum mengepul sejak pagi. Di sanalah personel Posal Juwana bergabung dengan Forkopimcam dan KKUB Kecamatan Juwana.
Aparat, tokoh lintas agama, dan relawan duduk sejajar, bekerja dalam irama yang sama. Toleransi dan gotong royong terasa nyata. Dari dapur sederhana itu, ribuan paket makanan siap saji diproduksi, lalu diantarkan satu per satu ke rumah warga yang terisolasi banjir.
Tak hanya soal perut yang harus terisi, kesehatan warga juga menjadi perhatian utama. Air yang lama menggenang mulai memicu penyakit. Menyadari hal itu, Posal Juwana menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Juwana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan keliling, terutama di Desa Kedungpancing.
Warga diperiksa, keluhan didengar, dan obat-obatan dibagikan secara gratis agar penyakit pascabanjir tidak meluas.
Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V, Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah wujud kehadiran negara di saat rakyat membutuhkan.

“Saya instruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta elemen masyarakat. TNI AL harus hadir sebagai solusi. Manfaatnya harus dirasakan langsung, baik melalui dapur umum maupun pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Menurut Dankodaeral V, kolaborasi dengan KKUB dalam aksi kemanusiaan ini menjadi gambaran indah kemanunggalan TNI dan rakyat. Perbedaan latar belakang melebur dalam satu tujuan yaitu membantu sesama.
Hingga kini, personel Posal Juwana masih bersiaga di lokasi banjir. Mereka memantau debit air, memastikan bantuan terus mengalir, dan tak satu pun warga terlewatkan. (*)


Tinggalkan Balasan