PALU,Suarakata.id— Riuh semangat dan percikan air berpadu dalam gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang renang tingkat Kecamatan Palu Selatan–Tatanga yang berlangsung di Kolam Renang Permata Regency, Selasa (14/4/2026).

Puluhan siswa sekolah dasar dari Kecamatan dan Tatanga membawa harapan dan tekad untuk mengukir prestasi sejak usia dini.

Sejak peluit pertama dibunyikan, suasana kompetisi langsung terasa hidup. Para perenang cilik melesat di lintasan air dengan penuh percaya diri, menunjukkan hasil latihan yang tak sedikit.

Meski matahari bersinar terik, tak satu pun terlihat gentar. Justru, panasnya cuaca seolah menjadi saksi kegigihan mereka dalam mengejar garis finis.

Di sisi kolam, dukungan mengalir tanpa henti. Guru olahraga dan orang tua berdiri setia, menyemangati setiap kayuhan tangan dan tendangan kaki para peserta. Seruan “Ayo, nak kamu pasti bisa!” menggema, menciptakan atmosfer hangat yang menambah energi bagi para atlet muda untuk terus berjuang. Ajang ini menjadi ruang pembinaan karakter dan mental bertanding bagi para siswa.

Guru olahraga SDN Inpres 3 Birobuli, Ernawati, menegaskan bahwa O2SN merupakan langkah awal untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili kecamatan ke tingkat yang lebih tinggi. “Setelah ini, kami akan mempersiapkan mereka untuk bertanding di tingkat kota,” ujarnya, penuh optimisme.

Persaingan yang tersaji pun berlangsung ketat, menghadirkan nama-nama terbaik dari masing-masing sekolah. Di kategori putra Palu Selatan, Moh. Rasya Alfatir dari SDN Inpres 3 Birobuli 1 tampil dominan dengan torehan tiga medali emas.

Ia diikuti Zaidan dari SD IT Al-Fahmi yang meraih satu perak dan dua perunggu, serta Agif Zulian yang turut menyumbangkan satu perak dan satu perunggu untuk sekolah yang sama.

Sementara itu, di kategori putri Palu Selatan, Depika Adisti dari SDN 2 Tatura menunjukkan performa impresif dengan menyabet empat medali emas. Gendis dari SD Inpres 4 Birobuli menyusul dengan dua perak dan satu perunggu, diikuti Talita dari SD IT Al-Fahmi yang meraih dua medali perak.

Dari Kecamatan Tatanga, dominasi juga terlihat jelas. Rasya dari SD Islam Al-Azhar 63 tampil tak terbendung di kategori putra dengan empat medali emas.

Adapun di kategori putri, Khanza Zahra dari SD IT Persis keluar sebagai juara pertama dengan raihan tiga emas dan satu perak.

Posisi berikutnya ditempati Asiah Listuhayu dari SD Bina Insan dengan satu emas dan tiga perak, serta Nurul Qurani dari SD Inpres Palupi yang membawa pulang tiga medali perunggu.

Dengan berakhirnya perlombaan, tak hanya medali yang dibawa pulang, tetapi juga pengalaman, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus berkembang.

Ajang ini menjadi cerminan bahwa di balik riak air kolam, tersimpan potensi besar generasi muda Palu yang siap melangkah lebih jauh, menatap kompetisi di tingkat kota hingga nasional. (Rna)