MADIUN, Suarakata.id – Pengawalan terhadap program pemerintah tidak cukup berhenti pada tingkat kebijakan. Pelaksanaannya perlu dilihat langsung di lapangan.

Hal itu yang dilakukan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., saat meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (10/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Kodam V/Brawijaya untuk memastikan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat berjalan sesuai tujuan. Terutama program yang berkaitan dengan penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Pangdam datang bersama Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, M.M., M.Han., dan Aspers Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Tomy Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.10 WIB. Peninjauan kemudian dilakukan secara langsung untuk melihat kondisi dan perkembangan KDKMP Desa Bulakrejo.

Bagi Pangdam, kunjungan lapangan memiliki arti penting. Data dan laporan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Namun, kondisi nyata di lapangan memberikan gambaran yang lebih utuh.

Karena itu, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

“Pengawasan dan pembinaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar kinerja satuan tetap terjaga dan program yang digulirkan memberi manfaat nyata,” ujar Pangdam.

Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan Kodam V/Brawijaya dalam menjalankan fungsi kewilayahan.

TNI tidak mengambil alih peran pemerintah. Namun, melalui satuan kewilayahan, TNI memiliki posisi strategis dalam membantu mengawal pelaksanaan program pemerintah di tengah masyarakat.

KDKMP menjadi salah satu program yang mendapat perhatian. Koperasi di tingkat desa diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Karena itu, keberadaannya perlu mendapat perhatian sejak tahap pelaksanaan hingga pengembangannya.

Di titik inilah peran aparat kewilayahan menjadi penting. Babinsa, Koramil, Kodim hingga Korem memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Mereka menjadi mata dan telinga satuan dalam melihat perkembangan wilayah.
Kunjungan Pangdam juga dihadiri Danrem 081/Dsj Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, S.E., serta para Kasi dan Pasi Korem 081/Dsj.

Hadir pula para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0803/Madiun beserta anggota Kodim 0803/Madiun.

Kehadiran jajaran tersebut memperlihatkan bahwa pengawalan program pemerintah membutuhkan kerja yang terkoordinasi.

Komando atas harus memiliki gambaran mengenai kondisi satuan di bawahnya. Sebaliknya, satuan kewilayahan harus memahami arah kebijakan dan prioritas yang sedang dijalankan.

Setelah meninjau KDKMP Desa Bulakrejo, Pangdam bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makorem 081/Dsj.

Agenda tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dengan jajaran Korem dan satuan kewilayahan di wilayah Madiun.

Koordinasi semacam ini penting. Sebab, dinamika wilayah tidak selalu dapat dipetakan hanya dari laporan administratif.

Persoalan di lapangan sering membutuhkan respons yang cepat, terukur, dan sesuai kondisi masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, stabilitas wilayah menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Lingkungan yang aman dan kondusif memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan berbagai program secara lebih optimal.

Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus dijaga.

Kunjungan Pangdam V Brawijaya ke Madiun menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus penegasan bahwa satuan kewilayahan harus memahami perkembangan masyarakat.

Program pemerintah yang baik membutuhkan pelaksanaan yang konsisten. Membutuhkan pengawasan. Dan membutuhkan koordinasi yang kuat.

Kodam V Brawijaya menempatkan hal tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan.

Dengan turun langsung ke lapangan, pimpinan dapat melihat persoalan secara lebih nyata dan memastikan jajaran bergerak dalam arah yang sama.

Tujuannya sederhana. Setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara koordinasi antarinstansi tetap terjaga dan stabilitas wilayah terus diperkuat.

Dengan pola pengawasan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, Kodam V Brawijaya menunjukkan komitmennya memastikan peran satuan kewilayahan tetap berjalan secara profesional, terukur, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. (*)