TUBAN,Suarakata.id – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., turun langsung meninjau progres pembangunan Yonif TP 932/SB di Marsailing Area, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Rabu (08/04/2026).

Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan TNI Angkatan Darat dalam memastikan pembangunan satuan strategis berjalan sesuai rencana.

Di hadapan jajaran dan personel di lapangan, Pangdam menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya harus cepat, tetapi juga berkualitas.

“Pembangunan harus tepat waktu dan berkualitas, sehingga satuan ini nantinya benar-benar siap mendukung tugas pokok TNI AD,” tegasnya.

Sekitar 700 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Peninjauan dipusatkan pada kesiapan infrastruktur, kondisi lahan, hingga dukungan logistik yang akan menjadi tulang punggung operasional satuan ke depan.

Dalam kegiatan itu, Pangdam turut didampingi sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, seperti Kapoksahli, Asrendam, Kazidam, dan Kabekangdam.

 

Kehadiran mereka memastikan setiap aspek pembangunan berjalan selaras dengan perencanaan strategis TNI AD.

Tak hanya unsur militer, kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Tuban. Di antaranya Danrem 082/CPYJ, Dandim 0811/Tuban, Bupati dan Wakil Bupati Tuban, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Kepolisian.

Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan kuatnya dukungan daerah terhadap pembangunan kekuatan pertahanan.

Kedatangan Pangdam di lokasi disambut langsung oleh Danyonif TP 932/SB Letkol Inf M. Hafidh Wahidyas. Kegiatan dilanjutkan dengan paparan singkat mengenai progres pembangunan serta rencana pengembangan satuan ke depan.

Peninjauan ini tidak hanya untuk memastikan proyek berjalan sesuai target waktu, anggaran, dan spesifikasi teknis, tetapi juga sebagai langkah evaluasi.

Berbagai kendala di lapangan diidentifikasi untuk segera dicarikan solusi agar proses pembangunan tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, pembangunan Yonif TP 932/SB diharapkan rampung tepat waktu. Satuan ini nantinya akan memperkuat pertahanan wilayah, khususnya di Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan TNI AD dalam menghadapi dinamika tugas ke depan.

“Dengan kerja sama semua pihak, saya optimistis pembangunan ini dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan kontribusi nyata bagi kekuatan pertahanan negara,” pungkas Pangdam. (*)